Konsep Nafs al-Muṭma’innah dan Relevansinya terhadap Fenomena FOMO pada Generasi Digital (Analisis QS. Al-Fajr [89]: 27–30 dalam Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar)

Penulis

  • Moh. Samsul Ma'arif IAI AL-KHAIRAT PAMEKASAN

Abstrak

Penelitian ini mengkaji konsep nafs al-muṭma’innah dalam QS. Al-Fajr [89]: 27–30 serta relevansinya sebagai solusi spiritual terhadap fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada generasi digital. Perkembangan media sosial dan teknologi digital yang semakin pesat telah memengaruhi kondisi psikologis individu, khususnya remaja dan generasi muda, sehingga menimbulkan kecemasan, rasa tidak aman, dan kecenderungan melakukan perbandingan sosial secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran nafs al-muṭma’innah dalam Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar serta mengkaji relevansi kontekstualnya dalam mengatasi fenomena FOMO di kehidupan digital kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis tafsir komparatif. Data primer diperoleh dari QS. Al-Fajr [89]: 27–30 beserta penafsirannya dalam kedua kitab tafsir tersebut, sedangkan data sekunder berasal dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terkait FOMO serta psikologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nafs al-muṭma’innah merepresentasikan kondisi ketenangan jiwa, kestabilan spiritual, dan kepasrahan penuh kepada Allah yang dapat menjadi landasan moral dan psikologis dalam menghadapi kecemasan digital dan tekanan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep ketenangan spiritual dalam Al-Qur’an menawarkan kerangka yang relevan untuk memperkuat ketahanan mental dan kesejahteraan emosional di era digital.

Referensi

Baharuddin. Paradigma Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Baharuddin. Psikologi dalam Perspektif Al-Qur'an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Gumelar, Wantomo Diar, dan Khoirul Mubin. “FOMO sebagai Refleksi Krisis Harga Diri: Tinjauan Integratif Psikologi Modern dan Nilai Islam.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.

https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/31078

Gusmian, Islah. Khazanah Tafsir Indonesia. Yogyakarta: LKiS, 2013.

Hamka. Tasawuf Modern. Jakarta: Republika Penerbit, 2015.

Hamka. Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982.

Hawari, Dadang. Al-Qur'an: Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa, 1997.

Inkasari, Yesi Widya, dkk. “Terapi CBT Berbasis Islam sebagai Upaya Preventif bagi Penderita FOMO.” Jurnal Psikologi Islam.

https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/PI/article/view/3476

Nasrullah, Rulli. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2015.

Newport, Cal. Digital Minimalism. New York: Portfolio, 2019.

Przybylski, Andrew K., Kou Murayama, Cody R. DeHaan, dan Valerie Gladwell. “Motivational, Emotional, and Behavioral Correlates of Fear of Missing Out.” Computers in Human Behavior 29, no. 4 (2013): 1841–1848.

Quraish Shihab, M. Membumikan Al-Qur'an. Bandung: Mizan, 1992.

Quraish Shihab, M. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Riadi, Selamet, dkk. “FOMO in the Perspective of the Qur’an: A Thematic Study on Peace of Mind and Simplicity of Life.” Qudus International Journal of Islamic Studies.

https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/QIJIS/article/view/28491

Twenge, Jean M. iGen. New York: Atria Books, 2017.

Elyanoor, Syifa, dan Hartomi Maulana. “FOMO sebagai Israf dalam Konsumsi Digital: Perspektif Al-Kasbu.” Alhamra Jurnal Studi Islam.

https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/Alhamra/article/view/25932

Bintang, Abidah, dan Riska Juliani. “Analisis Perspektif Islam terhadap Dampak FOMO pada Kebutuhan Eksistensi Manusia Modern.” Substantia.

https://journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/substantia/article/view/1673

Unduhan

Diterbitkan

22-06-2026

Cara Mengutip

Ma'arif, Moh. Samsul. “Konsep Nafs Al-Muṭma’innah Dan Relevansinya Terhadap Fenomena FOMO Pada Generasi Digital (Analisis QS. Al-Fajr [89]: 27–30 Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Tafsir Al-Azhar)”. SAMAWAT: JOURNAL OF HADITH AND QURANIC STUDIES 10, no. 1 (Juni 22, 2026): 25–37. Diakses September 1, 2026. https://www.ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/samawat/article/view/570.