- MAKNA KHATAMAN AL-QUR’AN VIA WHATSAPP BAGI JAMA’AH GRUP TILAWATIL QUR’AN ZIDNA NGANJUK
-
Abstrak
Abstrak:
Khataman al-Qur’an merupakan salah satu kegiatan membaca al-Qur’an yang bertujuan menyelesaikan bacaan al-Qur’an sesuai waktu yang ditentukan. Seiring perkembangan teknologi khataman al-Qur’an bisa dilakukan secara online salah satunya melalui whatsapp. Kegiatan khataman via whatsapp dilaksanakan oleh grup Tilawatil Qur’an Zidna Nganjuk untuk menganalisa dan memaknai khataman via whatsapp mulai dari proses pelaksanaan serta mengetahui fadhilah pelaksanaan khataman Qur’an via whatsapp. Penelitian ini meggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pelaksanaan khataman al-Qur’an dimulai dengan pembagian juz kepada setiap anggota grup baik ODOJ atau OWOJ, kemudian batas waktunya sesuai dengan group masing-masing. Adapun pelaksanaan khataman al-Qur’an secara online hukumnya boleh. Dan fadhilah mengkhatamkan al–Qur’an secara online diperuntukkan kepada individu tidak berlaku secara bersama atau berjamaah.
Kata kunci : Khataman al – Qur’an, Whatsapp, Tilawatil Qur’an Zidna.
Referensi
Abdussamad, Zuchri. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar : Syakir Media Press. 2021
Abidin, M.Ali Zainal. 30 Juz diselesaikan berjamaah, dapatkan keutamaan al-qur’an ?
dikutip dari https://islam.nu.or.id/ilmu-al-quran/30-juz-diselesaikanberjamaah-dapatkah-keutamaan-khataman-al-qur-an-Yvo4O
Akbar, Agus Subhan, Danang Mahendra “KHATAMAN QUR’AN BERJAMAAH SECARA ONLINE BERBASIS INSTANT MESSAGING SERVER” Nusantara Journal of Computers and Its
Al – Bahjah TV. 2020, 13 Juni. Khatam Qur’an dengan Bacaan dibagi – bagi, Bolehkah? Buya Yahya menjawab. [Vidio] Youtube. http://youtu.be/nvjk611vXZg dikutip pada 12 Oktober 2022
Hakiemah, Ainun dan Jazilus Shakok. “Khataman al-Qur’an dipesantren Sunan Pandanaran Yogyakarta: Kajian Living Hadis”. Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Volume 9, Nomor 1.Juni 2019
Huda, Miftahul. “TRADISI KHOTMUL QURAN (Studi Living Quran Pemaknaan Khotmul
Quran di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo)”.Skripsi IAIN Ponorogo. 2020
Laila, Fazat . Praktek khataman al-quran berjamaah di desa suwaduk wedarijaksa pati (kajian living hadis).
Mustaqim, Abdul .“Metode Penelitian Living Qur’an”. Yogyakarta: IDEA Press. 2007
Poloma, Margaret M. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2013
Ritzer, George dan Goodman, Douglas J. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Predana Media. 2008
Salim, Agus. Fungsi Al-Qur’an bagi manusia . journal STISQI Lamongan. 2019. vol 1 no 1
Aida Lutfiyatur Rosidah, Alfet Robi’ Nur Muhammad, Nikmatul Azizah, Makna Khataman Al-Qur’an
Via Whatshap Bagi Jamaah Grup Tilawatil Qur’an Zidna Nganjuk
Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif untuk Penelitian yang Besifat: Eksploratif,
Enterpretif, Interaktid dan Konstruktif. Bandung : Alfabeta. 2017 Sugiman, “MAKNA KHATAMAN AL-QURAN VIA WHATSAPP BAGI 5.
Trabiyah, Siri. Keutamaan Membaca dan Mengkaji Al-Qur’an : “At-Tibyan Fii Aadaabi Hamalatil Qur’an”, (KONSIS Media), 2.
Yusuf, Muhammad. “Pendekatan Sosiologi Dalam Penelitian Living Quran”, dalam Syamsuddin, Sahiron (Ed.). Metode Penelitian Living Qur‟an dan Hadits. Yogyakarta: Teras. 2007
Zakariyya, Abu. At-Tibyan fi Adab Hamalatil Quran, juz 4
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.