NORMATIF DAN EMPIRIS DALAM PENELITIAN HADIS
Abstrak
Pembicaraan mengenai penelitian hadis normatif menyisakan banyak sekali pertanyaan besar. Sebut saja misalnya tentang metodologi penelitiannya yang sangat beragam, tentu tak akan cukup untuk mengupasnya secara tuntas satu persatu. Meski demikian, bukan berarti hal yang tak dapat terjangkau semuanya, harus ditinggalkan begitu saja. Setidaknya kerangka-kerangka teoritis (frame work) nya dapat kita kenali dengan baik, selanjutnya kerangka struktural menyangkut aspek-aspek teknisnya dapat dipelajari sendiri sesuai dengan kebutuhan. Dari tema besar yang ditawarkan di atas, dapat kita tarik sebuah kesimpulan tentang pentingnya menjelajahi ranah baru dalam penelitian hadis dan atau dengan perspektif yang baru pula. Jika normativitas dianggap sebagai hal yang sifatnya diskursif, teoritis, maka empirisme adalah sebagai hal barunya. Apapun itu, yang jelas, normatifitas itu sejatinya adalah sebuah keniscayaan. Empirisme kajian hadis juga tidak dapat lepas dari normatifitas. Lalu, apakah kriteria sebuah penelitian hadis disebut sebagai penelitian normatif? Sejauh mana cakupan wilayah kajian hadis normatif? Bagaimanakah model-model kajian hadis normatif tersebut? Itulah yang akan dibahas dalam tulisan singkat di bawah ini. Kata Kunci: normatif, empiris, hadisReferensi
Al-‘Asqalani, Ibn Hajar, al-Nukat ‘Ala Ibn al-Salah, Madinah al-Munawwarah: ‘Amadah al-Bahth al-‘Ilmiy bi al-Jami‘ah al-Islamiyah, 1984
Al-Bukhari, Muhammad bin Isma’il, Shahih al-Bukhari, Beirut: Dar Ibn Kathir al- Yamamah, 1987
Hammad, Nafidh Husain, Mukhtalif al-Hadith Bayn al-Fuqaha’ wa al-Muhaddithin, Damaskus: Dar al-Nawadir, 2012
Hasbillah, Ahmad 'Ubaydi, Periwayat Khawarij dalam Literatur Hadis Sunni Jakarta: Maktabah Darus-Sunnah, 2013
Ibn al-Hajjaj, Muslim, Shahih Muslim, Beirut: Dar al-Fikr, t.th
Ibn al-Jawzi, Abu al-Faraj, al-Qushshash wa al-Mudhakkirun, Beirut: al-Maktab al-Islami, 1988
Ibn Furak, Abu Bakr, Musykil al-Hadith wa Bayanuh, Beirut: ‘Alam al-Kutub, 1985
Ibn Hanbal, Ahmad, Musnad Ahmad, Beirut: Mu’assasah al-Risalah, 1999
Ismail, M. Syuhudi, Hadis Nabi yang Tekstual dan Kontekstual: Telaan Ma’ani al-Hadits tentang Ajaran Islam yang Universal, Temporal, dan Lokal, Jakarta: Bulan Bintang, 1994
Al-Maqdisi, Abu Shamah, Sharh al-Hadith al-Muqtafa Fi Mab‘ath al-Nabiy al-Mushthafa, Sharjah/Emirat: Maktabah al-‘Umarayn al-‘Ilmiyah, 1999
Al-Nasa’i, Abu Abd ar-Rahman, Sunan al-Nasa’i, Halab: Maktab al-Matbu`at al-Islamiyah, 1986
Al-Qanuji, Shiddiq Hasan Khan, Abjad al-‘Ulum, Damaskus: Manshurat Wazarat al- Thaqafah wa al-Irshad al-Qawmiy, 1978
Al-Qasimi, Jamal al-Din, Qawa‘id al-Tahdith Min Funun Mushthalah al-Hadith, Beirut: Dar al-Hadith, 2005
Al-Qozwaini, Ibn Majah, Sunan Ibn Majah, Beirut: Dar al-Fikr, t.th
Al- Ramahurmuzi, Al-Hasan bin ‘Abd al-Rahman, al-Muhaddith al-Fashil Bayn al-Rawi wa al-Wa‘i, Beirut: Dar al-Fikr, 1971
Al-Sakhawi, Shams al-Din Muhammad bin Abdurrahman, Fath al-Mughith Sharh Alfiyat al-Hadith, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, t.th
Al-Sijistani, Abu Dawud, Sunan Abi Dawud, Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabiy, t.th
Al-Sinjari, Muhammad bin Ibrahim bin Sa‘id al-Anshari al-Akfani, Irshad al-Qasid Ila Asna al-Maqasid fi Anwa‘ al-‘Ulum, Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabiy, t.th
Al-Suyuthi, Jalaluddin, Tadrib al-Rawi Fi Sharh Taqrib al-Nawawi, Beirut: Dar al-Fikr, 2006
Al-Thahawi, Abu Ja‘far, Sharh Musykil al-Athar, Beirut: Mu’assasah al-Risalah, 1987
Al-Tirmidhi, Abu Isa Muhammad bin Isa, Sunan al-Tirmidi, Beirut: Dar Ihya’ al-Turath al- ‘Arabiy, t.th
Yaqub, Ali Mustafa, Peran Ilmu Hadis dalam Pembinaan Hukum Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999.