MENGENAL KITAB AL-QUR’AN WA TAFSIRUHU DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
Abstract
Kitab tafsir al-Qur’an yang telah diterbitkan oleh Departemen Agama Republik Indonesia pada zaman Orde Baru dengan nama al-Qur’an Wa Tafsiruhu atau al-Qur’an dan Tafsirnya, memiliki banyak kelebihan. Namun, di antara kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, kitab ini juga memiliki banyak kekurangan, di antaranya adalah asumsi bahwa kitab tersebut dinilai oleh banyak orang sebagai alat pemerintah Orde Baru untuk mendikte kelompok-kelompok muslim di negeri ini. Dalam artikel ini, penulis berupaya memotret sejauh mana kemanfaatan, kelebihan, kekurangan, termasuk situasi ekonomi-politik Orde Baru yang melingkupi pembuatwan kitab tersebut. Kata kunci: tafsir, al-Qur’an, DepagReferences
Baidan, Nashruddin, Metodologi Penafsiran al-Qur’an, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000
Depag RI, al-Qur’an dan Tafsirnya (edisi yang disempurnakan), Jakarta, Depag RI, 2004
Federspiel, Howard M, Kajian al- Qur’an di Indonesia, Bandung, Mizan, 1996
Kuswaya, Adang, Menimbang Tafsir Depag R.I: Telaah Penafsiran Surat al Fatihah, dalam http://www.stainsalatiga.ac.id.
Maarif, Nurul Huda, KH Ali Mustafa Yaqub MA; Kiai Yang Penulis, Penulis Yang Kiai, dalam Majalah Bina Pesantren edisi 1/2004, Jakarta, Depag RI-P3M
-----------, Membincang al-Tafsir bi al-Ma’tsur Lebih Kritis Lagi, makalah di Pascasarjana UIN Jakarta, 2004
Media Indonesia, Kamis, 10 Oktober 2002.
Shihab, M. Quraish, Menabur Pesan Ilahi, Jakarta, Lentera Hati, 2006
Tahar, M. Shohib, Telaah tentang Tafsir al-Qur’an Departemen Agama RI, dalam Jurnal Lektur al-Qur’an, Volume 1, No. 1, 2003, Jakarta, Puslitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan Departemen Agama RI, 2003.
Umar, Nasaruddin, Argumen Kesetaraan Jender, Jakarta, Paramadina, 2001