DINAMIKA DIDIKAN GURU KEPADA SISWA BERUJUNG PELAPORAN: ANTARA KEKERASAN ATAU POLA DIDIKAN
Kata Kunci:
Educational Patterns, Students, Teachers, ViolenceAbstrak
Guru dan siswa merupakan dua komponen yang menjadi pilar penting dalam proses pendidikan. Guru berperan sebagai fasilitator pembelajaran dan penuntun siswa dalam mencapai tujuan akademik. Mereka menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan intelektual dan pengembangan pribadi siswa. Namun, terkadang muncul situasi kontradiktif antara guru dan siswa. Hal itu bisa terjadi karena perbedaan pendapat atau interpretasi, kekhawatiran tentang penilaian atau tugas, atau bahkan perbedaan gaya belajar dan komunikasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode Literature Research, dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika proses didik, indikator kekerasan dalam proses pendidikan, beberapa kasus dan penyelesaian yang dilakukan. Sumber data yang digunakan yaitu jurnal penelitian, buku fisik, dan artikel dari sumber berkredibilitas tinggi. Dari penelitian ini, ditemukan analisa bahwa guru harus profesional dan memiliki batasan dalam mendisiplinkan siswa, sebaliknya siswa juga perlu bersedia mendengarkan saran dan arahan dari guru dan berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang terbuka dan kooperatif. Penting bagi kedua belah pihak untuk tetap saling menghormati dan membuka komunikasi yang efektif. Guru harus memiliki kesabaran dan empati dalam memahami perspektif siswa, serta memberikan waktu dan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pendapat mereka. Dalam menjaga kerjasama yang baik, penting bagi guru dan siswa untuk saling membangun kepercayaan, komunikasi yang jelas, pemahaman bersama, serta menghargai perbedaan satu sama lain. Dengan cara ini, ketegangan atau perbedaan pendapat dapat diselesaikan dengan cara yang konstruktif, sehingga kerjasama yang harmonis dapat terus berlanjut.
Referensi
Afiyanti, Y. (2014). Penggunaan Literatur Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 9(1). https://doi.org/10.7454/jki.v9i1.157
Astiyan Putra, N. P. (2023). Analisis Kasus Kekerasan Dalam Pendidikan (Studi Kasus Penganayaan Guru Terhadap Siswa Di Jogoroto-Jombang). Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 102. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i2.4204
Davit Setyawan. (2017a, Oktober). KPAI : 10 Persen Kekerasan Anak Dilakukan Oleh Guru, KPPPA Sulsel Canangkan SRA. https://www.kpai.go.id/publikasi/kpai-10-persen-kekerasan-anak-dilakukan-oleh-guru-kpppa-sulsel-canangkan-sra
Davit Setyawan. (2017b, Februari 22). Indonesia Peringkat Tertinggi Kasus Kekerasan di Sekolah. https://www.kpai.go.id/publikasi/indonesia-peringkat-tertinggi-kasus-kekerasan-di-sekolah
Hobir, A., & Kurniawan, S. (2019). Menjadi Guru Profesional Dalam Menghadapi Dinamika Persaingan Global. NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 6(1), 128–152. https://doi.org/10.51311/nuris.v6i1.121
Imron Fauzi. (2017). Dinamika Kekerasan Antara Guru Dan Siswa Studi Fenomenologi Tentang Resistensi Antara Perlindungan Guru Dan Perlindungan Anak. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10, 158–187.
Kholfan Zubair Taqo Sidqi. (2016). Jurnal Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Universitas Wahid Hasyim, 4 nomor 1.
Mahadi, U. (2021). Komunikasi Pendidikan (Urgensi Komunikasi Efektif dalam Proses Pembelajaran). JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 2(2), 80–90. https://doi.org/10.31539/joppa.v2i2.2385
Muis, T. (2017). Tindakan Kekerasan Guru Terhadap Siswa dalam Interaksi Belajar Mengajar (Studi Kasus di SMAN Surabaya). Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik), 2(1), 86. https://doi.org/10.26740/jp.v2n1.p86-90
Nasri Kurniallah. (2012). Pendidikan Karakter dan Dinamika Kekerasan. Jurnal Kependidikan Islam, 7 No. 2.
Nurhidayah, I., & Ligina, N. L. (2018). The Role of Parents in Preventing Sexual Violence on Elementary School children in Bandung. Jurnal Keperawatan, 9(2), 109. https://doi.org/10.22219/jk.v9i2.5454
Pratiwi, N., & Sugito, S. (2021). Pola Penanganan Guru dalam Menghadapi Bullying di PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1408–1415. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1784
Saihu, S., & Taufik, T. (2019). Perlindungan Hukum Bagi Guru. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam, 2(02), 105–116. https://doi.org/10.36670/alamin.v2i02.20
Salinan SK Kabadan tentang Perubahan SK 008 tentang Capaian Pembelajaran. (t.t.). Diambil 27 Oktober 2023, dari https://kurikulum.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2022/06/033_H_KR_2022-Salinan-SK-Kabadan-tentang-Perubahan-SK-008-tentang-Capaian-Pembelajaran.pdf
Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555
Silfia, L., Drs. Ari Anshori, M. A., & Drs. Syaifuddin Zuhri, M. A. (2013). Peran Masjid Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Islam (Studi Kasus Di Masjid At-Taqwa Ngares, Kadireso, Teras, Boyolali) [S1, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. https://doi.org/10/7._BAB_V.pdf
Tuti Budirahayu. (2022). Kekerasan di Sekolah dalam Tinjauan Sosiologi Pendidikan. Airlangga University Press. https://books.google.co.id/books?id=zb-hEAAAQBAJ&dq=kekerasan+di+sekolah&lr=&hl=id&source=gbs_navlinks_s
Wahdah, M., & Mujiwati, Y. (2020). Penanggulangan Kekerasan Di Lingkungan Sekolah Melalui Implementasi Program Sekolah Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Edutama, 7(1), 143. https://doi.org/10.30734/jpe.v7i1.598
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


